Webinar: Hak Perempuan & Kesetaraan Gender dekat Indonesia

Untuk mengenang Hari Hak Asasi Manusia Internasional, ANU Indonesia Institute memasang tanya jawab berhubungan hak-hak dara serta kesamaan seks dekat Indonesia. Pembicara mau meneliti sejauh mana dara Indonesia pernah mendatangi kesamaan bermutu bineka seksi ketatanegaraan, perdagangan serta kemasyarakatan, serta barang apa yg dilakukan dara Indonesia jangka kala ini menjelang memegang obstruksi yg muncul dekat kolom kesamaan seks. Bergabunglah demi awak menjelang tanya jawab yg krusial, menghadang, serta menginspirasi.

Kapan: 9 Desember 2021

14:00-16:00 AEDT (Canberra UTC+11)
10am-12pm WIB (Jakarta UTC+7)

Di mana: dekat ZOOM

KLIK DI SINI UNTUK MENDAFTAR UNTUK HADIR

Harap diperhatikan: Terjemahan berbetulan semenjak Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia mau tersuguh dekat terusan terpencil dekat dempit zoom.

Kursi

Dr Eva Nisa
Dosen Senior, Sekolah Budaya, Sejarah serta Bahasa, serta ANU Indonesia Institute
Universitas Nasional Australia.

Topik serta sambungan lidah

Mengejar duta ketatanegaraan yg sekufu.

Sri Budi Eko Wardani
Dosen Departemen Ilmu Politik serta Direktur Pusat Studi Politik Universitas Indonesia.
Tercapainya imbang serta kebugaran seksi serta reproduksi dara.

Dr Marcia Soumokil
Country Director IPAS Indonesia (Yayasan Inisiatif Perubahan Akses mendekati Sehat Indonesia)
Melawan kekejian serta pelecehan berbasis seks.

Anindya Restuviani
Direktur Feminis Jakarta serta Co-Direktur Hollaback! Jakarta.
Kesenjangan remunerasi seks serta kontribusi regu gawai dara.

Dr Diana Contreras Suarez
Institut Penelitian Ekonomi serta Sosial Terapan Melbourne, Universitas Melbourne.
Perempuan dekat peranti serta mengerjakan bahana feminis.

Devi Asmarani |
Pemimpin Redaksi serta cela homo- peletak barang cetakan web Magdalene yg berpusat ala perempuan (www.magdalena.co)

Biografi Pembicara

dr Eva Nisa yakni seorang antropolog pikiran serta kawakan bermutu menggali ilmu Islam. Penelitian serta publikasinya berpusat ala persinggungan renggangan sudut aliran, pikiran, ketatanegaraan, perdagangan, prinsip, kemasyarakatan, serta filosofis denyut klub. Ia terseret demi aliran garis besar Islam yg menegakkan pula denyut pemeluk Islam dekat Asia Tenggara, khususnya Indonesia serta Malaysia. Penelitiannya menyeret-nyeret cetak biru kerjasama semesta demi paruh pakar semenjak Amerika Serikat, Jerman, Australia, Belanda, Indonesia, Austria, Malaysia, Selandia Baru, Thailand serta Singapura. Saat ini, ia menjabat dekat majelis sidang pengarang Jurnal Antropologi Asia Pasifik.

dr Marcia Soumokil yakni penasihat Ipas Indonesia. Sebelum berpadu demi Ipas, Dr. Soumokil berkecimpung dekat seluruh sistem semesta dekat Indonesia dekat seksi HIV, kebugaran reproduksi akil balig, kebugaran incim serta jabang bayi kontemporer jebrol, serta acara mengoperasikan kebugaran. Dr. Soumokil yakni seorang mantri medis pintar serta membuka karirnya selaku mantri aplikasi global dekat sebuah balai kesehatan kebugaran klub. Beliau pula menggapai titel Master of Public Health semenjak University of Melbourne, Australia. Dia jangka kala ini menjabat dekat majelis Koalisi AIDS Indonesia.

Sri Budi Eko Wardani yakni guru dekat Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia. Beliau pula menjabat selaku Direktur Pusat Studi Politik Universitas Indonesia. Ia masih menjemput titel gelar bermutu seksi ketatanegaraan dekat Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia. Beberapa observasi krusial sebelumnya yakni Perilaku Memilih Indonesia ala Pemilu 1999 (1999-2000, kerjasama demi Ohio State University, USA), Penguatan serta Pengawasan Pemilu 2004 (2003-2004, kerjasama demi CETRO), Partisipasi serta Advokasi Politik Perempuan menjelang Adopsi Affirmative Policy bermutu UU Parpol serta UU Pemilu (2007-2009, kerjasama demi The Asia Foundation), serta Keterwakilan Perempuan dekat Legislatif Nasional serta Lokal pasca Pemilu 2009 (Juli – Desember 2010, kerjasama demi The Asia Foundation & AusAID).

dr Diana Contraras Suarez yakni Senior Research Fellow dekat Melbourne Institute of Applied Economic and Social Research. Penelitiannya didorong sama perbincangan berhubungan macam mana memajukan denyut penduduk yg peka serta sempit warisan, serta berpusat ala signifikansi penyusunan pangkal umat sejauh daur ribut dengan macam mana kearifan ataupun kalender komunitas berkecimpung menjelang mendatangi denyut yg bertambah santun. Dia membonceng kiat ekonometrika menjelang bereaksi perbincangan terkandung, demi secuil muluk keahliannya dekat kesultanan maju, terlingkungi Indonesia.

Devi Asmarani | yakni Pemimpin Redaksi serta cela homo- peletak barang cetakan web Magdalene yg berpusat ala perempuan (www.magdalena.co). Pengalamannya sewaktu 25 tarikh bermutu kewartawanan dimulai ala The Jakarta Post, diikuti sama The Straits Times Singapura, dekat mana sira mencatat risalah pengumuman, unsur lanjut, serta pengurangan berhubungan bineka ihwal tiba semenjak ketatanegaraan, perselisihan, terorisme, limit kerugian bidang. Ia pula mencatat pias, unsur, kolom, dengan buatan karangan menjelang bineka siaran dalam negeri serta semesta. Dia pula seorang pelatih mencatat serta kewartawanan, serta penyedia seks serta peranti, serta pernah berkecimpung selaku konsultan demi sistem semesta. Devi yakni pemeroleh SK Trimurti Awards pada karyanya bermutu menaikkan kesamaan seks bermutu kewartawanan.

Anindya Restuviani yakni Direktur Program Jakarta Feminis serta Co-Direktur Hollaback! Jakarta. Dia yakni seorang pengatur feminis demi ketukangan bermutu kesamaan seks serta cerita berkecimpung dekat divisi pembuatan ala isu-isu seks, anak-anak, serta teruna peka demi kemahiran yg berjongkok bermutu pembelaan serta sistematisasi feminis bermutu peguyuban punat jukut serta dekat lantai dalam negeri, kebangsaan serta garis besar.

Author: Ethan Butler