Rusia menanam Taliban berbobot ‘zaman riset’ plus Asia Tengah dalam kegentingan

MOSKOW — Pada awal yaum 16 Agustus, tim pejuang Taliban dengan dobel angkutan susun rabuk yg dilengkapi plus bedil alat mengepung Kedutaan Besar Rusia dalam Kabul. Misi mereka: menurut membereskan petugas diplomatik Rusia dalam berbobot.

Sebagai Duta Besar Rusia menurut Afghanistan Dmitry Zhirnov mencetuskan terhadap terminal radio Echo Moskva yaum itu, seorang panglima Taliban bermuafakat kepadanya bahwa “bukan terlihat yg mau memilukanmengiris bulu dalam tendas atase Rusia.” Sangat disimilaritas plus aksen aksen rekan-rekan Baratnya, Zhirnov mengilustrasikan angkatan Taliban selaku “orang-orang yg terlampau laik” dengan mengalem ikatan Islamis yg plus kencang mengembalikan harmoni dalam Kabul.

Ini bukan terbayangkan 20 warsa yg lewat, tempo Rusia dengan Taliban merupakan imbangan turun-temurun. Sekarang, sehabis rujuk memimpin ala kamar Agustus, Taliban selaku melompong mengabah Moskow dengan paling sedikit terlihat kaum semboyan bahwa Rusia jadi menurut mengganjar.

Analis Rusia mencetuskan terhadap Nikkei Asia bahwa Moskow menanam Taliban berbobot “zaman riset” menurut mengestimasi apakah mereka angsal menunaikan janji nazar menurut menghadapi pengedar narkoba dengan kelompok-kelompok reaksioner yg bertambah revolusioner.

Pejabat bos Taliban selaku terpadu mengilustrasikan Rusia selaku partner terpendam, bergabung plus China dengan Pakistan. Dalam sebuah konsultasi kamar lewat plus instansi warita Rusia RIA Novosti, tukang wicara Taliban Zabihullah Mujahid menyorong Rusia menurut sebagai “moderator hangat” tenggang ikatan itu dengan PBB, sementara mengundang perusahaan-perusahaan Rusia menurut menelurkan desain perdagangan hangat dalam Afghanistan.

Rusia, ala bagiannya, mengundang Taliban ke Moskow Rabu lewat menurut perkataan universal akan Afghanistan plus perutusan sejak China, India, Iran, Pakistan dengan republik-republik Asia Tengah. Meskipun pembahasan bukan mewujudkan konvensi blockbuster, Taliban menyimpai mereka selaku kemenangan diplomatik.

“Itu merupakan sidang yg terlampau bermanfaat, berbobot hawa yg terlampau berteman,” madah Wakil Perdana Menteri Taliban Abdul Salam Hanafi, yg menyelenggarakan kafilah ikatan itu ke Moskow, terhadap reporter sesudahnya. “Taliban menaksir dengan menerima prakarsa Federasi Rusia.”

Namun, ala jam yg pas, pemangku bos Rusia mengeraskan ucapan bahwa Moskow bukan terlalah menurut menerima kedaulatan Taliban, plus helat kurangnya perutusan kesukuan dengan akidah minoritas berbobot tadbir tengah ikatan itu. Para pantas jua merefleksikan cerita tantangan ketenteraman Asia Tengah yg himpunan menurut Kremlin — digarisbawahi sama penimbunan angkatan bersenjata Rusia dalam Asia Tengah berbobot kaum kamar ujung, bergabung plus inklusif les dalam ambang pinggiran paksina Afghanistan.

“Situasi dalam Afghanistan terlampau bukan puguh dengan bukan terlihat yg mengetahui segalanya yg mau berlangsung besok lusa,” madah Andrei Kazantsev, seorang mahaguru dalam Sekolah Tinggi Ekonomi Universitas Riset Nasional dalam Moskow. “Bahkan melepaskan Taliban, inklusif yg cakap berlangsung – misalnya genting kelaparan terpisah dengan benua start hilang. Itu sebabnya Rusia pernah [mobilized] sekalian sendang kepiawaian yg diperlukan menurut menjamin ketenteraman dirinya solo dengan partner Asia Tengahnya.”

Namun, tempo Rusia dengan Taliban bertenggang menurut melintasi zaman lewat mereka yg terlampau bersoal, sambungan mereka yg menanjak angsal mempengaruhi zaman ambang Afghanistan dengan zona sekitarnya.

Tentara Rusia, Kazakh dengan Belarusia berjajar sewaktu les dalam lembah bukit ular-ular Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif dalam ambang pinggiran Tajik-Afghanistan ala 23 Oktober. Rusia pernah menyelenggarakan inklusif les dalam zona tertulis berbobot kaum kamar ujung. © Reuters

Sejarah ripuh Moskow plus Taliban dimulai malahan sebelum ikatan itu mula-mula serokan menawan kedaulatan ala 1996, bertahun-tahun sehabis bentrokan senjata naas Uni Soviet dalam Afghanistan sejak 1979 limit 1989.

Pada 3 Agustus 1995, rombongan Taliban mencegat sebuah pesawat terbang Ilyushin-76 Rusia dalam bagi Afghanistan dengan memaksanya merapat dalam Kandahar. Setelah diperiksa, Taliban mendapatkan bahwa pesawat terbang itu menggotong 30 ton puder yg ditujukan menurut Aliansi Utara – sebuah federasi anti-Taliban plus gendongan universal yg besar. Tujuh unsur jasad Rusia Ilyushin ditangkap dengan disandera sewaktu 378 yaum, datang mereka bertemu melancarkan jailbreak yg nekat, menawan rujuk kekangan pesawat terbang mereka dengan mencuri pribadi ke Uni Emirat Arab.

Ketegangan tenggang Rusia dengan Taliban lantas memburuk sewaktu kaum warsa berikutnya. Taliban meluangkan ajang yg lega penggal Gerakan Islam Uzbekistan, sebuah ikatan radikal Uzbekistan yg melancarkan hantaman berkenaan Uzbekistan, Tajikistan dengan Kirgistan — sekaliannya partner Rusia — tenggang warsa 1999 dengan 2001. Yang bertambah pokok tengah penggal Kremlin, Taliban start mengirim senjata dengan duit menurut perejah Islam dalam Chechnya, zona sebagian besar Muslim dalam Rusia kidul. Pada kamar Januari 2000, Taliban selaku formal menerima otonomi Chechnya, dengan tidak durasi lorot, sertifikat informasi formal ikatan Syariah melantamkan sekalian benua Muslim menurut menyarankan bentrokan senjata kudus menahan Rusia.

Setelah menjabat, Presiden Rusia Vladimir Putin mengutip tindakan engkah berkenaan Taliban. Pada Maret 2000, pemangku bos Kremlin menyelentik Taliban bahwa Rusia jadi melancarkan hantaman cuaca berkenaan kamp-kamp pembibitan Chechnya dalam Afghanistan.

Menyusul hantaman 9/11 dalam AS, Putin plus kencang mengamalkan dukungannya dalam buntut persuasi Amerika dalam Afghanistan — mendiktekan kantor ketenteraman Rusia menurut berbagi reserse, menyetujui Washington memanfaatkan zona cuaca Rusia menurut mengapalkan stok ke Afghanistan, dengan malahan menyebarkan alat penerangan muda penjadian AS. dasar dalam Asia Tengah. Pada warsa 2003, Mahkamah Agung Rusia mematok Taliban selaku badan teroris yg dilarang bekerja dalam darat Rusia.

Waktu barangkali bukan mengobati luka-luka ini, tapi dinamikanya beralih.

Kremlin semakin frustrasi plus AS bagi pabrikasi apiun Afghanistan yg meledak, yg setengah ensiklopedis diselundupkan ke Rusia menyeberangi Asia Tengah. Kemudian terbit perasaan genting Ukraina 2014 dengan penyerobotan Rusia bagi Krimea, sehabis itu Washington menggugurkan penalti berkenaan Moskow.

“Dalam status ini, kami akal terlampau barangkali penggal kepemimpinan Rusia, gertakan yg tergantung plus AS sebagai bertambah ensiklopedis dari gertakan yg terbit perasaan sejak Afghanistan,” madah Kazantsev.

Masalah bertambah berselok-belok merupakan munculnya ISIS-Khorasan, wasilah sejak ikatan Negara Islam, dalam Afghanistan paksina. Pada 2018, paruh pemangku Rusia memproyeksikan bahwa ISIS-K memegang bertambah sejak 10.000 pejuang dalam benua itu. Dengan penekanannya ala jihad menyeluruh, ikatan itu melintasi Taliban selaku gertakan ulung dalam Afghanistan penggal Rusia.

Ketika pengutamaan berpindah, Rusia menganyam relasi plus Taliban ala warsa 2014. Pada November 2018, kafilah Taliban sampai dalam Moskow menurut mula-mula kalinya menurut mengunjungi perkataan jenjam Afghanistan yg dipimpin Rusia. Sejak itu, perutusan Taliban pernah mengunjungi emcok pura Rusia tujuh serokan, tergolong catur warsa ini kecuali. Pada introduksi Juli, lawatan Taliban dilaporkan bermuafakat menurut menangani perbelanjaan narkoba dengan menurut mencegah kelompok-kelompok reaksioner lainnya memanfaatkan Afghanistan selaku dasar hantaman berkenaan Rusia ataupun sahabat Asia Tengahnya.

Lebih sejak sebulan lorot, sebuah keunggulan Taliban berjajar ke Kabul sehabis 20 warsa bentrokan senjata. Sementara penguasa Barat bergegas menyelamatkan petugas diplomatik dengan warganya, Rusia memaklumkan bahwa kedutaan bilangan dalam Kabul mau kukuh singkap. Pada jam yg pas, paruh pemangku Rusia menyarankan optimisme teliti akan penguasa hangat dalam Afghanistan. Pada 28 Agustus, kasid istimewa Kremlin menurut Afghanistan, Zamir Kabulov, menyarankan bahwa kegiatan introduksi Taliban mengekspos ikatan itu pernah “menafahus pengajian khusus sejak silsilah.”

Beberapa analis Rusia beranggapan bahwa Moskow tersendiri minim berapi-api dari afirmasi massa yg disarankan. Andrei Serenko, tendas Pusat Studi Afghanistan Modern, mencetuskan terhadap Nikkei bahwa walaki Rusia pernah durasi memproyeksikan tadbir Presiden Ashraf Ghani mau tercampak, pihaknya berhajat penggantinya merupakan federasi tergolong “tolan durasi” Moskow penaka bekas Presiden. Hamid Karzai dengan tokoh-tokoh terutama sejak publik Tajik dengan Uzbekistan Afghanistan.

“Moskow rajin dolan bergabung plus Taliban, tapi itu bukan berjasa mereka gemar mengestimasi mereka rujuk memimpin,” madah Serenko. “Adalah iso- situasi menurut memanfaatkan Taliban selaku keahlian sejak mainan menahan Amerika Serikat dalam region itu, dengan yg beda menurut memegang pemerintahan jihadis Islam dalam pinggiran Asia Tengah – alat pencernaan rendah Rusia.”

Kepala kafilah Taliban ke Moskow, Abdul Salam Hanafi, berpendirian plus reporter sewaktu perkataan universal akan Afghanistan ala 20 Oktober. © Reuters

Untuk Moskow, pemulangan introduksi beraneka warna. Sementara Taliban pernah mencipta pintasan diplomatik plus Uzbekistan dengan Turkmenistan, mereka jua berbalas-balasan bercakar-cakaran plus Tajikistan. Dalam kaum pasar ujung, Taliban mengomentari Dushanbe gara-gara membereskan paruh ketua peperangan Afghanistan dengan mengumpulkan beribu-ribu angkatan, yg dilaporkan tergolong pembom pati pribadi sejak resimen elit Lashkar-i-Mansuri, ke pinggiran paksina.

Namun sekian, Rusia selaku bunyi menyanggah memandang penguasa Taliban selaku paria menyeluruh. Pada introduksi September, Putin menyorong mahajana universal menurut melumerkan simpanan bank esensial Afghanistan, mengembalikan skedul peranan finansial menurut benua itu dengan selaku beruntun menerima Taliban ke berbobot “satuan bangsa-bangsa yg bertamadun.” Langkah-langkah penaka itu, setia ketua Rusia, diperlukan menurut mencegah “kehancuran” Afghanistan.

“Ada malapateka bahwa kurangnya modal berbobot kekayaan Afghanistan angsal mengajak mereka yg menyetir benua yaum ini menurut mewujudkan duit sejak perdagangan obat-obatan dengan senjata, penaka yg berlangsung ujung serokan, tapi waktu ini terlihat jua senjata bermaslahat miliaran. dolar yg ditinggalkan sama Amerika,” madah Putin.

Kazantsev beranggapan Rusia bukan memiliki inklusif kesukaan selain mengepas menyusun sambungan pekerjaan plus Taliban. “Barat becus menurut sebaik-baiknya menjauhkan pribadi sejak status Afghanistan,” katanya. “Itu tidak kesukaan yg dimiliki Rusia gara-gara harus membenarkan keamanannya solo bergabung plus partner Asia Tengahnya.”

Apa kesukaan Rusia menurut mendatangi itu? Serenko merekomendasikan iso- program terpendam merupakan mengepas memajukan “pihak pro-Rusia” dalam berbobot Taliban. Meskipun kurangnya pintasan diplomatik, beliau membuku bahwa lawatan Taliban ke Moskow Rabu lewat angsal mengamalkan Rusia momen bernilai menurut menguatkan sambungan plus kapak ketatanegaraan ikatan itu.

Jika kecakapan urung, Rusia jadi menurut menahan Taliban menyeberangi pembawaan beda.

Sejak April, Rusia pernah melancarkan les rutin plus Tajikistan dengan Uzbekistan dalam ambang pinggiran Afghanistan. Latihan tertulis pernah memajukan beribu-ribu angkatan dengan ratusan komponen perkakas, sejak pesawat terbang limit tank. Pada jam yg pas, Moskow pernah menguatkan markas ke-201 dalam Tajikistan – sarana terbesarnya dalam Asia Tengah – plus senjata dengan perlengkapan engkah hangat, tergolong bedil sniper, angkutan susun rabuk, dengan koordinasi peluru kendali.

Jenderal Alexander Lapin, panglima Distrik Militer Pusat Rusia, mencetuskan terhadap reporter ala introduksi Agustus bahwa les tertulis mencorakkan kesan berkenaan “promosi status dalam Afghanistan dengan gertakan penembusan sama ikatan teroris revolusioner yg berbatasan plus negara-negara Asia Tengah.”

Beberapa bekas pemangku semampai angkatan bersenjata menetralkan penjurian yg bertambah berlembar-lembar akan tumpuan audiens les. Beberapa yaum sehabis jatuhnya Kabul, purnakaryawan Jenderal Yuri Baluyevsky, tendas Staf Umum Rusia sejak warsa 2004 limit 2007, beranggapan bahwa les pinggiran dimaksudkan menurut mengirim memo yg sabit terhadap Taliban akan daya angkatan bersenjata Rusia.

“Jika Anda membayangimembuntuti les dalam Uzbekistan, Anda mau menanggulangi bahwa pembom kesenjangan tersendiri Tu-22M3 digunakan dalam kian,” katanya terhadap RIA Novosti. “Pesawat-pesawat ini bukan dimaksudkan menurut menanggung rombongan bumi, tapi menurut memudahkan hantaman kesenjangan tersendiri berkenaan target. Itu merupakan nasihat penggal Taliban menurut bukan mengabah pinggiran.”

Kabul ala 21 Oktober: Para pantas Rusia menyelentik keunggulan Taliban dalam Afghanistan angsal mengajak kelompok-kelompok reaksioner lainnya. © Reuters

Namun, keseraman Rusia bukan terpatok ala kapasitas hantaman Taliban ke Asia Tengah.

Georgi Asatryan, seorang mahaguru dalam Universitas Ekonomi Rusia Plekhanov dengan Universitas Negeri Moskow, menyelentik bahwa keunggulan Taliban angsal mengajak kelompok-kelompok reaksioner dalam sarwa speling pasca-Soviet dengan sekitarnya.

“Kemenangan Taliban, yg serupa itu spektakuler dengan memilih, pernah sebagai buram bidang usaha penggal ikatan teroris universal,” katanya. “Taliban bukan tetap menanggung kelompok-kelompok ini dengan malahan barangkali menahan mereka, tapi kembalinya Taliban ke hulu kedaulatan bukan diragukan tengah pernah menyebarkan mereka sendang buah pikiran yg tegu.”

Author: Ethan Butler