Polisi J&K mengamalkan Ashok Chakra lalu Kirti Chakra

Polisi J&K Altaf Hussain Bhat sudah dianugerahi Chakra Kirti sebagai anumerta

New Delhi: Personel Polisi Jammu lalu Kashmir yg berpunya pada baret permulaan menyangkak teroris pada Lembah Kashmir sudah dianugerahi penghargaan keperkasaan tempo tenteram top pada India, Chakra Ashok, lalu penghargaan kegagahan tempo tenteram top kedua Kirti Chakra (keduanya sebagai anumerta) atas sore Hari Kemerdekaan India ke-75.

Babu Ram, ASI pakai Polisi Jammu & Kashmir, sebagai anumerta dianugerahi penghargaan keperkasaan tempo tenteram top pada India, Ashok Chakra. Polisi J&K Altaf Hussain Bhat sudah dianugerahi Chakra Kirti sebagai anumerta.

Presiden Ram Nath Kovind, yg membuat Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, membolehkan 144 penghargaan keprajuritan terhadap kawula bersenjata, petugas keamanan lalu pemain paramiliter atas sore Hari Kemerdekaan 2021. Ini terkandung ahad Chakra Ashok, ahad Chakra Kirti, 15 Chakra Shaurya, catur Bar to Sena Medals (Gallantry), 116 Sena Medals (Gallantry), lima Nao Sena Medals (Gallantry) lalu rangkap Vayu Sena Medals (Gallantry).

Penghargaan keperkasaan tempo tenteram top ketiga India, Chakra Shaurya, sudah diberikan terhadap 15 (4 anumerta) yg menerkam heksa opsir lalu bala Angkatan Darat, rangkap opsir IAF, ahad Perwira Angkatan Laut, tiga pemain CRPF, rangkap perintah petugas keamanan Odisha lalu ahad opsir utama pakai J&K petugas keamanan.

Di Angkatan Darat India, mereka yg sudah dianugerahi Chakra Shaurya terkandung Mayor Arun Kumar Pandey, Mayor Ravi Kumar Chaudhary, Kapten Ashutosh Kumar (anumerta), Kapten Vikas Khatri, Rifleman Mukesh Kumar, lalu Sepoy Neeraj Ahlawat.

Pada coplok 8 November 2020, Kapten Angkatan Darat India Ashutosh Kumar, yg hendak berumur 25 warsa warsa ini, lagi mempraktikkan darma Komandan Peleton Ghatak pada sebuah pos penjagaan yg parak pakai Garis Kontrol pada Jammu lalu Kashmir. Saat menyerap penerangan berkenaan probabilitas buronan teroris, Kapten Ashutosh melanjurkan menjelang mengerjakan pemecatan pada sejauh jarak yg kali. Pukul 06.30, kafilah yg dipimpin Capt. Ashutosh melihat pergerakan teroris yg menggondol nafsi. Saat memepet, pramuka keramaian menderita cacat penabur.

“Merasakan musibah mega menjelang mengantongi gerombolan lalu menyaksikan teroris menggondol nafsi, personel pakai memperkecil keamanan pribadinya lalu mengekspos keberanian pupuk kali sepenuh hati terhantam letusan teroris, pakai keheningan asak mengedor lalu menjerembabkan teroris atas ruang yg terlalu parak. ambilan,” tutur cuplikan (Almarhum) Kapten Ashutosh.

Dalam konvensional tembakmenembak itu, ia menderita cedera tembakmenembak lalu berpulang pada sarung. “Untuk mengekspos kegagahan tunggang hati lalu kekuatan ulung pangkat top berbobot menghindarkan hayat sesama tamtama lalu meluluhlantakkan teroris baret bangkar pakai memperkecil keselamatannya perorangan, Kapten Ashutosh Kumar direkomendasikan menjelang penghargaan Chakra Shaurya (Anumerta),” tutur cuplikan tercantum.

puncak mulai

Author: Ethan Butler