Pemilu, pagebluk, bersama pengambilalihan kekuasaan: anggapan pikiran bermula Pembaruan Myanmar 2021

Sejak COVID-19 perdana serokan terbit dekat Myanmar atas Maret 2020, gawat kebugaran yg memburuk terikat karib dan kekacauan ketatanegaraan bersama kebengisan yg tengah berlanjur dekat seantero kota.

Petugas kebugaran bersama mahasiswa yg suah selaku volunter dekat garit haluan respon kebugaran rakyat suah menjalin dalaman pusaran pembangkangan biasa (CDM) zamin menggubris junta, sesudah pengambilalihan kekuasaan 1 Februari. Banyak yg suah diserang, dibunuh, bersama dipenjara sama kawula bersenjata Burma (Tatmadaw), sebab alun ketiga pagebluk suah menyelidiki skandal versi Delta bersama ketewasan menyusun semasa sebulan terkebelakang.

Persimpangan gawat dobel zamin bersama tema terpilih atas profesionalisme serta merta bermula mereka yg terhantam hasil, sebagai cespleng ditangkap jeluk subjek Pembaruan Myanmar ANU 2021: “Hidup dan Pandemi bersama Kudeta.”

‘Political Update’ disampaikan sama Dr Morten Pedersen bermula University of New South Wales, Canberra. Presentasi Dr Pedersen berpusat atas probabilitas representatif pengambilalihan kekuasaan bersama mengusulkan sudut pandang akan probabilitas produk bermula status ketatanegaraan ketika ini. Sementara pengantara ahad ataupun tentu pengambilalihan kekuasaan atas kesimpulannya tiada potensial bakal diidentifikasi, Dr Pedersen merekomendasikan bahwa tersedia tiga anasir asik yg probabilitas bermain.

Pertama, Jenderal Senior Min Aung Hlaing menghampiri baya tetap purnabakti. Tidak semacam eks Presiden Thein Sein, yg mampu purnabakti jeluk tempat nisbi naim dan menaruh penggede terpercaya dekat pos kepemimpinan kancing, Hlaing belum menjalin pukat laskar sedarah. Segera sesudah pengambilalihan kekuasaan, Dewan Administrasi Negara menghilangkan padan baya bakal Jenderal Senior bersama paruh wakilnya.

Kedua, Pedersen menyinari sekitar rintik kemelut bersama ketidaksepakatan yg menyusun jangka penguasa biasa yg dipilih sebagai demokratis bersama Tatmadaw yg potensial dianggap sama angkatan bersenjata selaku “dekat asing ataupun tiada seiring dan vitalitas Konstitusi 2008.”

Ini tersebut penudingan Aung San Suu Kyi selaku Penasihat Negara bersama penudingan Penasihat Keamanan Nasional biasa, penentangan Aung San Suu Kyi bakal membuat Dewan Pertahanan bersama Keamanan Nasional, transmisi Departemen Urusan Umum bermula Kementerian yg dikendalikan angkatan bersenjata. Departemen Dalam Negeri, bersama penyusunan pengusutan berdaulat sama penguasa biasa ke Negara Bagian Rakhine.

Faktor ketiga ialah pembatalan keluhan angkatan bersenjata akan produk pemilu 2020. Meskipun pengkritik pemilu yg faktual tiada mencium keterangan penggelapan substansial yg mau memindahkan hasilnya, Tatmadaw dan tegas memedulikan hasilnya selaku tersyaki. Sejauh mana penguasa Liga Nasional bakal Demokrasi (NLD) mampu menyusutkan ketakutan bersama menyingkir pengambilalihan kekuasaan dilematis bakal dinilai, walakin perjumpaan jangka NLD bersama angkatan bersenjata menjelang 1 Februari probabilitas menyelakkan landasan pesawat udara belah jawaban Tatmadaw.

Refleksi pemilu 2020 sinambung dekat Update dan panel “Politik, pemilu, bersama pagebluk.” Michael Lidaeur bermula Goethe University dekat Frankfurt bersama Gilles Saphy, bermula Election Observation and Democracy Support, mengetengahkan intisari temuan mereka akan pemilu. COVID-19 menampilkan “tantangan segar, voltase siaran, efek, bersama tanya”. Sementara tersedia polemik apakah penunjukan layak ditunda sebab pagebluk, mereka yg berpendirian bakal tempo memohon tempo membelokkan durasi 2-3 kamar. Lidaeur bersama Saphy mencium bahwa pagebluk berkontribusi atas padang dolan yg tiada merembet sehingga mudarat golongan bersama kontestan yg minim setimbang, sebab gerakan anti-COVID memeram kewibawaan terbuncang bersama berkampung, merayu fungsi golongan ketatanegaraan bakal berkampanye bersama belah pemilih bakal terjerumus jeluk pemilu.

Constant Courant bermula University of British Columbia menambahkan wawancara pemilu dan tema prestasi elektoral golongan proksi angkatan bersenjata, Union Solidarity and Development Party (USDP). Menguraikan rangkaian jangka fungsi zamin, integritas, tela patron-klien bersama produk pemilu, Courant berpendirian bahwa USDP bertemu dekat bidang-bidang dekat mana NLD patah pucuk membagikan peranti orang banyak. Namun, USDP berkurang posisinya sebab ketidakmampuannya bakal mengambil aparatur zamin, mengikhlaskan anasir dorongan gandaan bakal pengambilalihan kekuasaan pasca penunjukan.

Pembicara terkebelakang jeluk panel termaktub ialah Tomas Martin, yg saja menggantikan paruh profesional anonim, dan tema struktur kerangkeng Myanmar. Sementara COVID bersama pengambilalihan kekuasaan suah menyinari lingkungan santer belah paruh rintangan bersama rintangan dekat kerangkeng Myanmar, Martin iteratif serokan menandaskan bahwa gawat bukanlah keadaan yg eksentrik belah mereka yg dipenjara, walakin atas kenyataannya ialah “peraturan.” “Kelangkaan, penjelasan yg luput, bersama kebengisan ialah penggalan bermula denyut kerangkeng sebelum COVID bersama pengambilalihan kekuasaan.”

Presentasi Martin mencaplok kisah-kisah mengerikan akan mereka yg mempunyai profesionalisme serta merta dekat jeluk struktur kerangkeng, tersebut menuturkan macam mana tugas kebugaran ditegakkan sebagai semau-mau ataupun diabaikan dan membaktikan rintangan. Dia mengikatkan bahwa respons kebugaran suah iteratif serokan dirusak bersama dihambat sama kecondongan sewenang-wenang paruh majikan pengambilalihan kekuasaan, dan berjebah kementakan yg terlewatkan bakal keterbukaan bersama restorasi.

Refleksi Pembaruan Myanmar 2021 dekat masa-masa dilematis

…dan COVID-19, bersama pengambilalihan kekuasaan, membaca maksud kala haluan Myanmar sepantasnya diserahkan ke yad paruh ahli nujum.


Update musim kedua ditutup dan penyampaian terpilih bermula Salai Lian Hmung Sakhon, Menteri Urusan Persatuan Federal bermula National Unity Government (NUG).

Dr Sakhon menguraikan akan jurusan NUG ketika ini, yg mencaplok mempergunakan voltase kerumahtanggaan bersama eksternal atas paruh majikan pengambilalihan kekuasaan, memproduksi perserikatan dekat jangka mereka individual bersama penyokong, bersama membanjiri kepentingan bala tentara lumrah melangkaui pemasokan gendongan belah mereka yg terjerumus jeluk CDM.

Sebagai Menteri Urusan Federal bersama Persatuan dekat NUG, Dr Sakhon saja menunjukkan fokusnya atas penggarapan konstitusi federal segar, walakin sira menandaskan bahwa jurusan transenden bersama ketika ini ialah bakal menghilangkan pemerintahan angkatan bersenjata bersama Min Aung Hlaing. “Mengalahkan Min Aung Hlaing ialah operasi Hari 1, membentangkan Konstitusi Federal ialah operasi Hari 2, walakin kita saja layak menyiapkan operasi Hari 2 kita.”

Mengingat status menghadang ketika ini dekat Myanmar, tersedia optimisme terpatok dekat jangka berjebah juru bicara Pembaruan bakal kala haluan ekspres dekat Myanmar. Namun, tersedia sekitar kemungkinan yg serupa sehubungan dan keturunan baru Myanmar, yg turun ke landasan pesawat udara selaku keluhan.

Membandingkan pengalamannya individual selaku mahasiswa semasa penentangan 88 dan orang-orang baru ketika ini, Dr Sakhon mengutarakan optimismenya: “Generasi segar beta budi sebagai ideologis tersendiri, tersendiri bertambah brilian ketimbang keturunan kita. Kami menuntut kerakyatan, walakin abdi tiada paham macam mana kerakyatan hidup. Generasi ini sedikitnya menikmati kembar era pemilu, kembar era rezim. Mereka menikmati kewibawaan berekspresi.”

Pembaruan ketatanegaraan Dr Pedersen saja ditutup dan refleksinya akan Generasi Z.

“Kita sekotah suah menyelidiki kapabilitas mereka. Kami suah menyelidiki, bersama beta amat terkesan dan pandangan yg saat ini kita tangkap suara menongol bermula rakyat yg tersendiri bertambah menyeluruh, bertambah pemaaf, bersama bertambah sepantasnya. Kami tiada segenap hati paham seberapa selebu afeksi itu, walakin mereka diungkapkan sama beraneka macam majikan bersama pribadi yg abdi paham, tambahan pula sebelum sekotah ini, mempunyai akibat asik atas keturunan itu.”

Ini, jangka asing ucapan bermula presenter dekat Update, memantulkan pengesahan yg tegas bermula kemungkinan, keteguhan awak, bersama kekebalan bermula mereka yg serupa dan tempat menghadang yg dihadapi Myanmar ketika ini. Sementara kala haluan tiada tentu, Konferensi Pembaruan mau lantas selaku rintik tema signifikan bermula gendongan bakal darma siswa Myanmar bersama Myanmar masa rujuk atas tarikh 2023.

Author: Ethan Butler