Mendukung Pemimpin Teknologi Mendalam Masa Depan (VIDEO)

AsianScientist (9 April 2021) – Meskipun masa ini terlihat dalam mana-mana dalam rat baru kita, penuh pembaruan yg pernah dikenal semacam smartphone lalu vaksin dulunya hanyalah dongengan melulu. Demikian lagi, teknologi meresap semacam printer 3D, drone penilik bebas, lalu radas kesegaran yg cakap dikenakan pernah sambil lekas mekar sejak makmal percobaan sebagai instrumen lombong denyut sehari-hari. Meskipun reka cipta seroma itu pernah sebagai katalisator metamorfosis dalam bermacam-macam bagian, membikin efek yg super seringkali membutuhkan pendanaan yg super.

Pendanaan bakal kongsi rintisan teknologi meresap pernah berkecambah sambil permanen dalam Singapura per 2017, akan tetapi ekspedisi sejak opini ke pembaruan yg beres bakal rekan ajek ripuh. Ketika dihadapkan atas tanya menyodok semacam sambil sapa mesti berekanan lalu betapa membabarkan purwarupa, tambahan pula produser yg menyimpangkan membara mudah-mudahan enggak ada kemahiran ataupun sumur kebisaan bakal mengganggut pendanaan selaku melantas.

Entrepreneur First (EF) menggondol penghampiran preferensi bakal pendanaan — mengedrop kepercayaannya tidak atas ide-ide yg dipoles, namun atas orang-orang yg ada kesanggupan. Menurut General Manager Singapura Ms. Bernadette Cho, pribadi berpembawaan mengindra kunci ke kans selaput, pembibitan menyasar lalu sumur penanaman modal semasa rencana heksa rembulan EF.

“Pendekatan ini mengharuskan aku bakal menjunjung pribadi yg ada kesanggupan super lalu memberdayakan mereka bakal mengerjakan kongsi teknologi yg meresap sejak pendahuluan,” cakap Cho. “Kami hendak menetralkan garis haluan terkemuka yg cakap mereka gunakan bakal menciptakan efek lalu meminda rat.”

Meskipun akselerator lazimnya berperan demi pembantu bagian pendahuluan bakal membabarkan kongsi yuana, EF selaku spesifik berinvestasi atas jago majikan tambahan pula sebelum kongsi didirikan. Dalam mengerjakan setiap gerombong, Cho lalu timnya menyampaikan lorong kirim pribadi bakal mendeteksi sahabat peletak yg pas lalu meminda ramalan bertepatan mereka sebagai kebenaran.

Dalam selaput ini, akademikus komputer kabin cakap berekanan sambil juru pemasaran, tatkala juru medis cakap melacak seseorang yg ada ilmu teknis bakal merekayasa praktik pembelaan kesegaran.

Selama ambang bungsu rencana, Cho memahami bahwa regu startup dibimbing sama kolega ventura lalu keputusannya menetralkan penyelesaian mereka menjelang penanam modal universal semacam menyimpang esa peletak lalu kepala manajer LinkedIn Reid Hoffman lalu Demis Hassabis, CEO kepintaran tumisan (AI) kongsi DeepMind.

Dengan menyediakan sepertiga sejak pendanaan malaikat lalu permohonan biji Singapura lombong tiga warsa bungsu, EF pernah menunjang memperkenalkan bermacam-macam reka cipta, menginjak sejak penginderaan molekul lalu penyelesaian perjalanan limit kesempatan kurasi tangguh AI bakal pabrik irama. Dengan animo atas yg perantau naif, Cho terus-menerus melacak wirausahawan yg ada urgensi bakal menyempurnakan perkara menyodok mengonsumsi teknologi yg lombong.

“Pendiri mesti sebagai majikan yg dominan yg cakap menginspirasi insan beda bakal yakin atas ramalan beramai-ramai. Hanya sambil sejenis itu mereka cakap selaku positif mengerjakan regu yg perkasa bakal membabarkan kongsi mereka lalu mengganggut berguna penanam modal maupun kolega usaha dagang, ”tambahnya.

Mengingat fiil pabrik teknologi lombong yg mekar lekas, Cho serupa mendahulukan kelas keberanian lalu daya beradaptasi. Karena mereka terhuyung-huyung sama efek perniagaan COVID-19, penanam modal peluang mau kian reaksioner sambil penanaman modal, yg mendatangi ke jalur sangkala peningkatan yg selalu bakal kongsi perintis.

Sama semacam endemi yg menghalangi kedudukan quo, Cho menyelidiki startup teknologi yg lombong bakal merumuskan lalu menggunakan pembaruan bakal membobok perkara terkini lalu yg sebelumnya tersia-sia. Menyadari ketidakseimbangan ini, EF segera sebagai bab pintu kirim karet darah bakal turun panorama teknologi yg lombong.

Di jarak yg menjendul lombong kohort ketujuh EF dalam Singapura terlibat DiviGas, yg pernah membabarkan selaput unsur nano bakal menggondol lalu mengonsumsi ulang hidrogen lombong operasi pabrik. Menghasilkan buatan petro bentala enggak cuma membelanjakan — lalu mengeluarkan — sebanyak super hidrogen, namun serupa menyisihkan berton-ton karbonium dioksida demi buatan sampingan. Dengan mendaur olak hidrogen, membrannya menunjang mempertegangkan daya lalu menyurutkan emisi karbonium sejak kincir.

Sementara itu, dalam tempat pembelaan kesegaran, Origin Health meningkatkan pemindaian ultrasound kehamilan sambil AI. Meskipun pemindaian ultrasonografi kebanyakan digunakan dalam segenap rat bakal memilah kelemahan jebrol, sinse profesional yg cakap diandalkan bakal menyelenggarakan skrining seroma itu tinggal terpatok. Dengan garis haluan AI Origin Health, sinse yg menyelenggarakan pemindaian ultrasound cakap menyelenggarakan triase lalu membubuhi cap kehamilan berisiko jangkung lombong pendapatan detak.

“Meski menjumpai keterbatasan dalam pusat endemi, mereka ajek becus membabarkan penyelesaian terdahulu dalam rekan yg pernah mengindra kebisaan cabut tempatan lalu universal,” cakap Cho.

Memang, dari dihalangi sama efek lalu keterbatasan, Cho berkeinginan bahwa kedudukan kesempatan ini mau sebagai jeritan bakal berperan kirim orang-orang bakal menciptakan pembaruan yg meminda mainan. Baginya, menjunjung pribadi yg didorong sama haluan per musim prima mau memajukan kemajuan ekosistem teknologi meresap lombong paser tinggi.

“Calon peletak mesti sanggup berjudi atas nafsi mereka tunggal lalu mengonsumsi kejuruan mustahak penting yg mereka miliki bakal menerangkan keinginan mereka tunggal,” Cho menalikan. “Mereka mesti menciptakan efek yg berguna lombong populasi mereka seraya membabarkan penyelesaian yg sumbut selaku menguntungkan.”


———

Hak Cipta: Majalah Ilmuwan Asia.
Penafian: Artikel ini enggak memantulkan tatapan AsianScientist ataupun stafnya.

Author: Ethan Butler