Membersihkan Sinyal Satelit Berawan Untuk Pencitraan Bumi yg Lebih Baik

AsianScientist (14 Januari 2022) – Sementara cakrawala kelam cakap meredupkan keterangan visualisasi bintang beredar, kru Hong Kong-AS suah menyatakan bahwa setiap gegana menyandang hikmahnya, membentangkan organisasi tilik buat meluaskan kecermatan dengan putusan spasial usaha kontrol Bumi. Studi ini dipublikasikan dalam Penginderaan Jauh Lingkungan.

Baik wajar ataupun dipercepat hamba Allah, satelit ini langsung menghadapi transfigurasi jagat, berawal hilangnya tutupan jenggala santak batang air yg merambah darat. Sensor bintang beredar cakap membersihkan semesta mayapada setiap para yaum, mengapalkan pigura rataan buana buat menyokong peneroka membandingkan akibat nonstop berawal kehidupan hamba Allah.

Namun, penginderaan bintang beredar lazimnya saja cakap menyodorkan prinsip sekeceng, via simbol keterangan yg dikacaukan sama gegana, representasi, dengan bucu cahaya baskara yg bervariasi. Dengan organisasi tilik yg saja cakap mencerap transfigurasi nisbah hiper-, ganal hilangnya hektar jenggala, peneroka kelihatannya kasep batin menjumpai dengan memangkas pembengkakan jagat yg kencang.

Untuk mengikuti transfigurasi rendah berawal asing dirgantara via bertambah dermawan, Dr. Wang Jing berawal Universitas Hong Kong dengan taulan suah membentangkan ancangan gres buat meluaskan keterangan visualisasi berawal nyaris 200 pengawasan yg disebut CubeSats, yg merentang ala klarifikasi simbol bintang beredar yg bertambah open.

Konstelasi bintang beredar ini menganjurkan comotan mondial surat kabar ala putusan tiga meter, yg berguna subjek yg berenggang tiga meter dikenali demi piksel terasing buat mewujudkan pigura rataan satelit yg benar-benar spesifikasi.

Penyesuaian bertambah tua kaliber pigura, organisasi filtrasi gegana dengan representasi mekanis kru mengebas cakrawala kelam menggelopak berawal perian dengan genre tanah, berawal sabana santak area perkotaan.

Selain penemuan gegana via kecermatan semampai, usaha berawal lab yg layak suah menyeret-nyeret kalibrasi yg terik buat meluaskan stabilitas keterangan dan mengekang kasus yg langsung bersambung via cahaya baskara dengan bucu cermin yg memprovokasi pengawasan bintang beredar. Teknik pemrosesan ini membolehkan kontrol yg bertambah rinci, terbilang melainkan celah sanding pokok kayu berdaun dengan tiada berdaun.

Dengan langsung menyelia Bumi batin nisbah yg benar-benar dermawan, perdua peneroka menggambarkan bahwa pertumbuhan CubeSats dengan teknologi penginderaan suntuk lainnya cakap menyaruk pendalaman ilmu lingkungan, pengukuran akibat transfigurasi kerangka, dengan desain mitigasi jagat buat membentengi saat haluan satelit ini via bertambah dermawan.

“Penelitian patik suah melangsungkan kesuksesan tilik yg berarti buat memakai selengkapnya keterangan bintang beredar turunan gres ini dengan ala alhasil memudahkan kontrol transfigurasi jagat Bumi, pertama buat transfigurasi nisbah yg kencang dengan rendah,” Wang mengikatkan.

Artikel terkandung cakap ditemukan dalam: Wang et al. (2021) Deteksi gegana dengan representasi gegana mekanis dalam area tropis buat konsep bintang beredar PlanetScope.

———

Sumber: Universitas Hong Kong; Foto: Shutterstock.
Penafian: Artikel ini tiada merefleksikan prinsip AsianScientist ataupun stafnya.

Author: Ethan Butler