Melihat Lebih Dekat Ke Asteroid Ryugu

Ilmuwan Asia (21 Desember 2021) – Pada 6 Desember 2020, kapal terbang lajur bumantara Hayabusa2 Jepang mengapalkan kiriman menggandeng ke makmal pada Australia Selatan: kabar prima yg dikumpulkan pada asteroid Ryugu melekat Bumi. Sekarang, cuplikan itu, via ukuran cuma 5,4 gram, suah dianalisis bersama disajikan pada Astronomi Alam.

Dari sinema blockbuster Armagedon ke delusi romantis Namamu, asteroid acap digambarkan tinggi pikiran kenamaan selaku algojo hari akhir. Namun tinggi tanah pamah objektif, sesuatu metal bersama batuan ini bisa mengemasi gelap punca ide minuman bersama senyawa organik—alias denyut—pada Bumi.

Pada tarikh 2010, delegasi pendahuluan Hayabusa membalikkan cuplikan asteroid ke Bumi bakal prima kalinya, bersama delegasi Hayabusa2 diluncurkan catur tarikh terus via jurusan yg setaraf. Targetnya? Ryugu, asteroid berada karbonium nyata permata via penampang takah-takahnya esa kilometer.

Setelah memicu penabrak ke asteroid bakal menata kuali desain, Hayabusa2 bisa meraup cuplikan pada larut pada tinggi parasan mandala punggungan garis khatulistiwa Ryugu. Peneliti Senior Asosiasi Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA) Dr. Toru Yada mengurus eksperimen cuplikan Ryugu pada Pusat Kurasi Sampel Luar Angkasa pada Sagamihara, Jepang.

“Sampel Ryugu mengantongi tolok ukur start pada seputar delapan milimeter, penampang hitung panjang terbesar, engat tepung submilimeter licin,” catat perdua pengkaji.

Sampel Ryugu dilihat memintasi teropong hama optik. (Kredit: JAXA)

Tim tercantum mengumumkan bahwa sampelnya benar menderita—cuma mencerminkan duet komisi cerah yg mengenainya—via porositas semampai 46 komisi, bertambah raya ketimbang bintang jatuh mana pula yg dipelajari sejauh ini. Menurut perdua pengkaji, kabar berpori tercantum belum ditemukan pada tinggalan bintang jatuh pada Bumi, prospek raya berkat mereka berlebihan repih bakal bersitegang merasuk ke spirit Bumi. Hayabusa2 bagaimanapun, memperoleh menggembala cuplikan Ryugu sebagai tubuh bersama ilmu pisah masif.

Temuan ini mengkonfirmasi tatapan optis Hayabusa2 terhadap asteroid yg ketahuan sebentuk tinggi tekstur bersama konstruksi. Sementara itu, eksperimen konstruksi berbarengan yg dipimpin sama Asisten Profesor Cédric Pilorget pada Université Paris-Saclay mendeteksi bahwa cuplikan terdiri pada kerangka terhidrasi, bagai benua ulet, yg terpatok via bermacam-macam senyawa organik.

Para penyair mengikatkan bahwa siratan cuplikan ini bisa jadi selaku tertular esa kabar menyesatkan primordial yg terhidang pada makmal engat ketika ini, menyubstitusi keleluasaan yg benar bernilai bakal mendalami punca ide bersama pertumbuhan Tata Surya—bersama denyut pada Bumi.

Artikel bisa ditemukan pada: Yada et al. (2021) Analisis pendahuluan cuplikan Hayabusa2 yg dikembalikan pada asteroid tipe-C Ryugu.

———

Sumber: Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang; Foto: Shutterstock.
Penafian: Artikel ini bukan membayangkan prinsip AsianScientist alias stafnya.

Author: Ethan Butler