India kepada primer atas perlindungan perbaikan lagi ketakutan

India atas musim Minggu mencuri geser kepresidenan Dewan Keamanan PBB kepada rembulan Agustus

New Delhi: India atas musim Minggu mencuri geser kepresidenan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa kepada rembulan Agustus, lagi mau membelek mandala primer substansial bak kesejahteraan marine, perlindungan perbaikan, lagi mengusir terorisme, epidemi Covid-19 dengan metamorfosis keadaan.

“India mencuri geser kepresidenan @UN#SecurityCouncil kepada rembulan Agustus. Pandangan globe yg berteduh dalam #VasudhaivaKutumbakam (globe sama dengan ahad rombongan),” kicauan spesialis kalimat MEA Arindam Bagchi, Minggu. Baru minggu lampau, ia memerinci: “Kami bersikap kepada aras substansial ini bernas keahlian saya dalam Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yg bak yg Anda ingat, merangkap tarikh 2021 lagi 2022. Untuk tempo ini, kepada kepresidenan saya atas rembulan Agustus, saya masih menyidik dalam bidang-bidang bak kesejahteraan marine, perlindungan perbaikan, lagi kontra-terorisme demi disiplin ilmu primer yg substansial.”

Menteri Luar Negeri S. Jaishankar mentweet: “Saat saya mencuri geser pos kepresidenan DK PBB kepada rembulan Agustus, berhasrat beroleh berlaku sebagai kreatif melalui komponen beda. India mau saja sebagai vokal moderasi, penggendong sesi lagi penggendong kanun mondial.”

India sudah bercampur melalui DK PBB tiba 1 Januari tarikh ini demi komponen tiada tunak tersaring kepada kesempatan fungsi ganda tarikh 2021-22, yg membuat kesempatan fungsi kedelapan sejauh ini. Prioritas sempurna India dalam DK PBB termaktub “jurusan anyar kepada perbaikan organisasi multilateral”. Meningkatkan kesibukan kontra-terorisme pula sudah sebagai lengah ahad prerogatif sempurna India bernas susuk meninggikan laku kasar menyekat terorisme”. India pula menyidik “debirokratisasi” metode denda berkenaan teroris lagi materi ketakutan, materi yg paling istimewa oleh India menghadang terorisme trayek birih per Pakistan.

New Delhi berpusat atas prinsip-prinsip bak mengecap respek lagi kearifan bak sesi lagi operasi seia sekata kepada menjelang tujuannya dalam PBB. Lima prerogatif India dalam DK PBB sama dengan “Peluang anyar kepada pertambahan, respons berkhasiat berkenaan terorisme mondial, perbaikan organisasi multilateral, ancangan ekstensif berkenaan perbaikan lagi kesejahteraan mondial, lagi peningkatan teknologi melalui senggolan insan demi aktivis penyelesaian”. Tujuan keseluruhannya semasih kesempatan jabatannya dalam Dewan Keamanan PBB sama dengan perolehan NORMS – Orientasi Baru kepada Sistem Multilateral yg Direformasi”.

Pendekatan India dipandu sama “Lima S”, bak yg didaftar sama Perdana Menteri Narendra Modi, yakni: “Samman (Hormat), Samvad (Dialog), Sahyog (Kerjasama), lagi Shanti (Perdamaian), kepada menciptakan konteks semesta Samriddhi (Kemakmuran)”.

Dapat diingat bahwa India masih menggugah pos malar DK PBB. Dewan ini ada lima komponen tunak lagi 10 tiada tunak. Lima komponen tunak DK PBB – yg disebut “P-5” – sama dengan Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, lagi China. India berhasrat kinerjanya dalam DK PBB semasih kesempatan fungsi ganda tarikh yg masih berlanjur mau menguatkan desakan New Delhi kepada keahlian tunak DK PBB.

India atas Juni tarikh lampau sudah dipilih sama negara-negara komponen PBB sebagai meriah kepada pos tiada tunak dalam DK PBB yg beranggotakan 15 pribadi kepada kesempatan fungsi ganda tarikh 2021-22. Sebanyak 184 per seluruhnya 192 desa komponen PBB sudah memutuskan India. India sama dengan peserta esa yg didukung sama Grup Asia-Pasifik lagi karenanya benar-benar percaya mau kemenangannya makin sebelum pengangkatan. Pemilihan dilakukan menyeberangi pengumpulan vokal tertutup sinkron langkah walaupun menumpang tinggal “pengklasifikasian pengumpulan vokal anyar” eksklusif yg diberlakukan tempo itu oleh epidemi virus corona.

belakang per

Author: Ethan Butler