COVID19, palakasan maka pikiran klientelisme pada Filipina

Pada kamar Oktober 2021, kontras berkualitas diseminasi maka kapitalisasi Program Perbaikan Sosial (SAP) penguasa Filipina ditanyakan sama Senator Panfilo (Ping) Lacson semasa tangkap suara kaidah perkiraan Departemen Kesejahteraan Sosial maka Pembangunan (DSWD). DSWD meminta sudah meluluhkan 94% pada pengayoman SAP saat rujukan keuangannya mengekspos pencairan cuma 80% pada tabungan. Sebagai balasan, DSWD menyebut janji berkualitas memulihkan lis oleh taraf karantina yg bersalin maka petunjuk pemeroleh yg suah lawas. Jelas menyembul yg menyimpang atas SAP.

Dana pengayoman COVID-19 ini diatur bersumber pada Undang-Undang Republik (RA)11469, “Bayanihan buat Menyembuhkan demi Satu Undang-Undang”. Keluarga yg mengisi tuntutan berkualitas lis SAP sudah beroleh meminta tabungan semasa sebesar pusaran pencairan semasa pagebluk. Namun, sampai berkualitas lis maka menampung pengayoman bersoal. Masalah atas SAP bukan cuma teknis namun pula kemasyarakatan.

RA 11469 disahkan atas 25 Maret 2020 maka menghadiahkan supremasi terpaksa menjelang Presiden Duterte berkualitas meladeni pagebluk COVID-19 buat zaman prelude tiga kamar. RA 11469 diatur buat minimum 5000 (98 USD) maka paling tinggi 8000 (156 USD) PHP buat didistribusikan ke seputar 18 juta regu berpenghasilan lembut kembar tali air semasa kembar kamar. Tindakan kemudian, RA 11494 “Bayanihan buat Memulihkan demi Satu Undang-Undang” alias Bayanihan 2, ditandatangani sebagai hukum sama kepala negara atas 11 September 2020. Bayanihan 2 memanjangkan harkat terpaksa yg diberikan bersumber pada Bayanihan 1, yg selaku formal selesei atas 5 Juni 2020, maka menghadiahkan catatan 165,5 miliar PHP (32,4 miliar USD) buat respons pagebluk. Bayanihan 2 yg tadinya melangkah sempadan 19 Desember 2020, diperpanjang sempadan 30 Juni 2021 maka lantas diperpanjang berulang sempadan penyudah 2021. Selanjutnya diserahkan menjelang Unit Pemerintah Daerah (LGU) buat mengenali pemeroleh untung SAP maka mengajukan tawaran perkiraan ke DSWD.

Kami menjalankan temu duga atas kian pada 35 otak rakyat, pegiat pengayoman maka tenaga kerja praja yg beroperasi atas rakyat bapet pura pada Metro Manila tenggang September maka November 2021. Bukti pada temu duga ini mengekspos bahwa SAP sudah melalui olah tubuh. Olahraga yakni ujar Tagalog yg berisi “pemberitahuan hajat batang tubuh memintasi harkat sekali lalu selaku lumat mengalahkan ketertiban maka proses yg ditentukan bertemu atas kelezatan”. Kekuatan berisi harkat alias harkat maka kelezatan berisi resistansi buat sebagai jorok alias sembarangan berkualitas mengimplementasikan supremasi. Olahraga yakni lumat, maka oleh itu beroleh disangkal, membengkalaikan cara berkualitas melelah hajat batang tubuh. Olahraga melandasi klientelisme.

Klientelisme ketatanegaraan terpulang atas “keberpihakannya” pada mana pembantu mengusulkan asilum maka nasabah mengusulkan ketaatan. Inisiatif asilum kemasyarakatan beroleh melemahkan klientelisme kalau-kalau diseminasi didasarkan atas ketertiban. Hal ini oleh nasabah bukan berutang ketaatan spesial menjelang kaya hati buat profit, oleh mereka berkuasa buat itu maka pencairan diatur. Namun, kalau-kalau keuntungannya bertemperamen diskresioner, merupakan seorang politisi alias atasan barangay beroleh mengatur pencairan maka meminta cicilan buat itu, menyembul kekuatan pemutaran. Pada kenyataannya “hampir-hampir sarwa rencana beroleh sebagai perigi porsi klientelisme kalau-kalau catu diskresi mengharuskan”. Klientelisme beroleh bertemperamen diadik namun pula beroleh sebagai individualitas jejaring kemasyarakatan.

Pada 29 Mei 2020 (DSWD) mengungkapkan bahwa 17,57 juta regu sudah menampung bidang pada 99,32 PHP miliar (1,94 miliar USD) tabungan yg dicairkan. 1.510 pada 1.634 LGU kebangsaan sudah menghandel diseminasi SAP maka 774 LGU sudah menghandel pertinggal yg diperlukan buat pencairan tabungan fase berikutnya. Namun, atas September 2020 ternyata bahwa SAP melalui penyakit. Hanya 13,9 regu yg menampung penggajian kedua maka cuma 83,5 miliar PHP (1,63 miliar USD) pada 16,86 miliar PHP (3,3 miliar USD) yg tersaji sudah dicairkan.

DSWD meminta bahwa fulus itu belum dicairkan oleh LGU cuma mengajukan 14 juta sebutan saat diharapkan 18 juta. Juga diklaim bahwa sejumlah regu sudah menampung kembar penggajian pada lunas fase prima SAP maka yg beda sudah menampung bantuan terpaksa pada bekas beda maka sama oleh itu bukan mengisi tuntutan buat penggajian kedua. Ada pula kekhawatiran menyerempet habitat mana yg mengisi tuntutan buat fase kedua SAP. DSWD membonceng Perintah Eksekutif No. 122, tertanggal 30 April 2020, buat mengenali habitat pada lunas cara penguncian terpaksa alias karantina peguyuban kasar maka menyampaikan cuma habitat yg mengisi tuntutan. Hingga September 2020, DSWD sudah menampung kian pada 400.000 kelah terhadap diseminasi tabungan SAP maka hotline hotline sudah disiapkan buat meninju pelapor. Pada Oktober 2020, Komisi Pemberantasan Korupsi Presiden (PACC) mengungkapkan sudah meneropong 7.601 kelah penggelapan tercantol penyebaran tabungan SAP.

Alokasi tabungan SAP terdistorsi pada susun tempatan oleh Pemda mengalihkan mencecap reaksi kategorisasi lis pemeroleh untung SAP menjelang atasan barangay. Jika kekuatan buat SAP nyata alias bersumber pada ketertiban—misalnya kalau-kalau pemeroleh untung suah menampung 4P—rencana pemberian kas yg menyembul buat regu bapet, hingga pencairan SAP sekerat longgar diatur. Namun berkualitas kejadian pada mana taraf pemeroleh untung sedikit nyata, penyakit menongol. Orang yg ego wawancarai mengungkapkan penyakit beserta (sarwa sebutan menyimpang buat menyelesaikan anonimitas).

Ellen seorang pegiat peguyuban pada Sampoloc, Kota Manila mendanai paham ego bahwa penggede barangay terkadang tercemplung berkualitas bengis batang tubuh alias ketatanegaraan atas sejumlah unsur maka “regu bukan menampung incaran alias pengayoman kas oleh ini” Dia pula menyampaikan bahwa “penggede menghitung mereka lengit maka bengkok. reka buat menyervis kenapa graha trap ini bukan mengisi tuntutan buat menampung pengayoman”.

Ernest menyampaikan bahwa beliau melihat “rekayasa rencana maka pengayoman yg bukan saksama maka bukan saksama. Misalnya, regu yg bersahabat atas penggede penguasa mandala alias otak rakyat setempat becus mencium kembar rintisan (digunakan buat meminta bingkisan incaran penguasa) selagi yg beda cuma menampung uni rintisan”. Arthur, seorang pegiat imbang kardinal cucu Adam yg berpusat atas arek yg beroperasi pada Malabon maka Navotas, membonceng nama Olahraga selaku terus. Ia menyuarakan bahwa olah tubuh yakni keberatan kasar pada rakyat demi “mereka yg terhubung alias tercantol atas yg menyebarkan pengayoman beroleh menampung pengayoman tambahan pula kalau-kalau menyembul kepala beda yg kian membutuhkan”. Victor, seorang pegiat imbang kardinal cucu Adam yg berfungsi pada Metro Manila, pula dirujuk olah tubuh selaku terus. Dia menyuarakan menjelang ego bahwa “ego menampung masukan bahwa sejumlah regu yg tercantol atas penggede LGU, menampung pengayoman tambahan pula kalau-kalau menyembul kepala beda yg kian membutuhkan”. Dia pula menyuarakan menjelang ego bahwa “regu rekan ego mengisyaratkan bahwa menyembul penyakit penggelapan pada berkualitas LGU. Beberapa regu patut mengakui sertifikat pemberitahuan yg menyampaikan bahwa sehabis menampung amal fulus kas senilai 1000 peso (USD19,6), mereka kelenyapan imbang buat memeras amal berulang”. Ini selaku manjur berisi bahwa mereka mengakui imbang mereka bagi SAP fase kedua. Delia, seorang pegiat rakyat, mengungkapkan bahwa beliau memaklumi regu bapet yg bukan menampung pengayoman penguasa, oleh mereka bukan kepil atas pemimpin barangay, namanya bukan dicantumkan. Buktinya buat ini terlintas pada ramah tamah bulanan rutin atas regu setempat semasa pagebluk. Dia menyampaikan bahwa buat sampai lis Anda patut kepil atas pemimpin kapal barangay alias konstituen majelis barangay maka menjelaskan peristiwa ini atas menyuarakan “absolut sekadar Anda paham bahwa pada Filipina kalau-kalau Anda bukan beruang pada kubu yg patut alias pada klik yg patut Anda bukan ‘t menampung catu Anda, ”sehingga mengekspos bahwa misalokasi perigi tenaga bukanlah kesilapan tempatan alias uni kesilapan namun pengamalan yg terpatri — pengamalan olah tubuh.

Ambág maka Bayanihan: Nilai Komunal Populisme Filipina

…melandasi kerakyatan pada ambag maka bayanihan beroleh meringankan mengembalikan vista ketatanegaraan yg terpolarisasi pada Filipina.


Sementara itu Jacob, seorang direktur setra buat diseminasi pengayoman pada balai Wakil Presiden Leni Robredo, menyuarakan menjelang ego bahwa politisi tempatan pada mandala yg bukan berkongsi selaku ketatanegaraan atas Wakil Presiden bukan mau mengijabkan timnya buat menyebarkan barang-barang pengayoman. Itu oleh paruh politisi itu bukan mengidamkan mereka harkat ditantang alias ketaatan mereka menjelang desain mereka (Duterte) dipertanyakan.

Sementara sejumlah pada mereka yg menyebarkan pengayoman menolaknya, yg beda harap-harap cemas mau dibajak. Harry, yg beroperasi atas yayasan pengayoman yg tercantol atas Misionaris Vinsensian, mendanai paham ego bahwa organisasinya kian suka beroperasi atas paruh padri maka pegiat khalayak, lain tokoh ketatanegaraan. Ini oleh mereka palar bingkisan pengayoman mereka “didistribusikan menjelang mereka yg betul-betul membutuhkan maka lain bersumber pada dengan cara apa mereka mau menuruti berkualitas pengangkatan”. Audrey, seorang produser yg menaja institusi bantuannya terkoteng-koteng maka mengkampanyekan amal pada tolan, regu, maka perseroan partikelir, pula menyampaikan bahwa beliau memencilkan beroperasi atas politisi. Dia disarankan sama “berbagai ragam agensi” bahwa beliau patut mengukir sebutan agensinya “pada sarwa buntelan incaran alias penguasa mau mengepas maka mengukir sebutan mereka pada buntelan. Atau menyimpan pulang benda berkualitas buntelan atas logo politiknya”. Dalam tutur kata Tagalog ujar berkumpul digunakan berkualitas kaitannya atas pengamalan ini, yg berisi “menanduk pada bekas yg bukan diperlukan”.

Olahraga yakni pengamalan kemasyarakatan “minus” yg mendistorsi catu SAP maka pengayoman beda yg dikendalikan sama politisi tempatan. Ini oleh konstituen jejaring kemasyarakatan yg terpikat pada peguyuban tempatan baku membenarkan buat memperbolehkan pengamalan ini untuk hajat mereka terkoteng-koteng. Itu kelezatan yg mengharuskan ketertiban buat dilewati sama desain (mereka yg menyopiri lis) pula diterapkan atas perolehan lumat pada segala sesuatu yg berlangsung sama nasabah (mereka yg diuntungkan pada penyimpangan lis). Mereka yg bukan terpikat atas pembantu tertinggal. SAP atas dasarnya yakni perigi tenaga buat klientelisme.

Pandemi COVID-19 tinggal terpencil pada jadi maka deras regu bapet pada semesta Filipina, terpenting yg menganggur alias sebelah menganggur maka pegiat terbuka lantas sulit teka-teki. Masalah catu pengayoman pada lunas UU Bayanihan niscaya buru-buru ditangani, terpenting demi olah tubuh probabilitas mau menyusun kesempatan kita menempuh zaman pemilu 2022.

Author: Ethan Butler